Our blog

3 Cara Hadapi Partner yang Pasif-Agresif


November 26, 2013 0 comments Facebook Bussiness

Bukan perkara mudah untuk menghadapi seorang rekanan yang pasif-agresif. Ia tampak setuju terhadap rencana bersama di awal, tetapi di tengah perjalanan, ia memilih jalannya sendiri. Jenis sabotase inilah yang umum sekali kita temui dan bisa membuat sukar untuk mewujudkan tujuan Anda.

Saat Anda memiliki rekanan yang sering menunjukkan perkataan dan perbuatan yang berbeda, cobalah kiat berikut ini:

1. Berikan masukan: Jelaskan padanya apa yang Anda saksikan dan alami. Gambarkan dampak perilakunya pada anda dan berikan saran untuk mengubah perilakunya itu.

2. Fokuslah pada pekerjaan, bukan orang: Anda harus menyelesaikan pekerjaan meskipun gaya kerja rekanan Anda yang kurang nyaman ini jadi jangan buang waktu dengan berharap ia akan berubah dengan sendirinya. Konsentrasilah pada penyelesaian tugas yang lebih mendesak/ urgent.

3. Mintalah komitmen: Di akhir pertemuan, mintalah setiap orang (tidak hanya si rekanan yang dimaksud) untuk menyatakan secara lisan apa yang akan mereka lakukan setelah rapat dan tenggat waktunya. Kadang tekanan dari orang lain bisa membuat orang yang pasif-agresif untuk tetap setia mengerjakan tugas mereka.

Leave a Comment

Back to top
default-poup