Our blog

5 Cara Menjaga Reputasi Bisnis Online


February 28, 2014 0 comments Facebook Bussiness

Ulasan negatif online menjadi momok bagi para pebisnis yang mengandalkan media sosial dalam pemasaran produk atau layanannya. Bagi para pebisnis yang baru pertama kali terjun di dunia online, ulasan negatif bisa jadi membuat shocked dan panik.

Memang, ulasan negatif bisa mengancam reputasi sebuah merek online. Tapi, tenang sejenak dan pahamilah bahwa ulasan negatif bukan akhir segalanya dan merupakan hal yang wajar dalam dunia bisnis. Bahkan bisa menjadi sebuah peluang untuk menunjukkan kepada khalayak bahwa reputasi sebuah merek tetap utuh dan tak goyah dengan adanya ulasan negatif. Bagaimana caranya?

Ketahui dulu apa itu website ulasan.  Jadi, ada website yang sengaja dibuat untuk menyampaikan aspirasi konsumen. Situs seperti Yelp dan Angies Lists adalah situs-situs di mana konsumen bisa menyampaikan ulasan, baik itu positif maupun negatif. Dengan mendaftar dalam situs tersebut, bisnis akan mendapat notifikasi manakala ada konsumen yang menulis ulasan untuk mereknya.

Memang ada situs yang sengaja menampung ulasan negatif saja, contohnya RippOff. Tapi, Google telah mencegah situs-situs semacam itu untuk tampil dalam daftar hasil pencarian.

Atasi masalahnya. Ketika ulasan negatif mengancam reputasi online sebuah merek, langkah pertama yang harus dilakukan pemilik merek adalah dengan mengatasi masalahnya. Mintalah maaf kepada konsumen yang mengeluh walaupun itu bukan kesalahan pihak penyedia produk atau jasa. Introspeksi diri apa ada yang salah dari pelayanan atau produk yang diberikan. Lalu, atasi masalah sebaik mungkin. Jadikan masalah tersebut sebagai sebuah pelajaran agar tak terulang di masa depan.

Merespon sebuah komplain di forum terbuka memungkinkan konsumen lain melihat cara pebisnis merespon sebuah komplain dan dari situlah mereka menilai kredibilitas sebuah bisnis. Oleh karena itu, pastikan pebisnis santun dalam merespon.

Memonitor merek. Atasi masalah secepatnya untuk meminimalkan dampak. Jika masalah sudah teratasi, namun kekhawatiran tentang dampak ulasan negatif terhadap merek masih saja terjadi. Lakukanlah pengamatan seberapa lama dampak ulasan tersebut terhadap reputasi merek. Cara paling sederhana dengan menggunakan Google Alerts. Perangkat ini akan memberi tahu pemilik akun manakala merknya disebut dalam sebuah website.

Mintalah ulasan dari konsumen yang puas. Jangan sungkan untuk meminta pelanggan yang puas untuk memberikan ulasan positif. Manfaat kesempatan tersebut sebaik mungkin. Tapi, jangan coba-coba untuk mengakali ulasan positif, misalnya dengan membuat akun palsu. Umumnya, situs ulasan bisa mendeteksi trik semacam itu.

Ulasan negatif tidak selalu menjadi hukuman mati bagi sebuah reputasi merek selama ditangani dengan cepat dan tepat. Ingat pula bahwa komplain konsumen memang bisa membuat pusing para pemilik bisnis, tapi atasi masalah itu dengan kebaikan dan kejujuran. Maka dengan begitu mereka akan bisa menilai sendiri apakah sebuah merek memanusiakan para konsumennya. Pada akhirnya, cara mengatasi masalah seperti itu bisa menyelamatkan pebisnis dan merek dari kerugian secara materi dan non-materi.

Leave a Comment

Back to top
default-poup