Our blog

Entrepreneurship Tak Akan Berhenti Pada Teori


April 08, 2014 0 comments Facebook Bussiness

Banyak dari masyarakat kita ingin memulai untuk berwirausaha, hidup makmur menjadi entrepreneur. Mereka berusaha keras menemukan ide-ide brilian untuk menjalankan bisnisnya. Namun hanya sedikit dari mereka yang kemudian benar-benar menjalankannya. Merasa bersalah?

Seorang kritikus asal Irlandia, George Bernard Shaw mengatakan, begitu kita berhenti berpikir dan segera bertindak kita maka kita telah membuka diri terhadap kesempatan. Kesempatan-kesempatan tersebut menurutnya akan melebihi dugaan kita.

Namun problemnya saat ini kita sering tidak memiliki alasan untuk segera bertindak, takut gagal, dan akhirnya berakhir pada teori-teori. Anda harus temukan alasan kenapa anda harus segera bertindak. Alasan paling dasar untuk segera bertindak yaitu sadarilah bahwa anda bertanggung jawab atas hidup anda sendiri, bukan orang lain. Anda memiliki kekuasaan untuk mengendalikan dan bahkan meningkatkan kualitas hidup.

Saat anda memiliki ide-ide brilian untuk membangun sebuah bisnis, tidak ada satu orang pun yang dapat mengambil langkah pertama selain anda. Mungkin aAnda bisa mendapatkan bantuan dari keluarga, teman, buku. Tapi tindakan harus diambil oleh Anda sendiri. Hidup Anda adalah tanggung jawab Anda.

Usaha meningkatkan kemampuan dari membaca, mengikuti seminar, ataupun bertukar pikiran dengan orang lain tidaklah salah. Namun hal itu tidak dapat menggantikan tindakan yang anda lakukan. Jadikanlah sumber pengetahuan tersebut sebagai penyemangat dalam mengambil tindakan. Semangat ini anda tindak lanjuti dengan mengambil tindakan nyata dimana Anda betul-betul menerapkan pengetahuan yang anda miliki.
Sebetulnya banyak kisah sukses pebisnis yang memulai bisnis mereka tanpa pengetahuan apapun. Bagi mereka saat bertindak itulah mereka belajar, learning by doing istilah kerennya.

Memang benar apa yang menjadi prinsip mereka, semakin sering anda beraksi maka semakin banyak pengetahuan yang anda dapat. Jika dianalogikan, seseorang dapat menjelaskan rasa sebuah jeruk, tapi untuk merasakannya, anda harus memakannya sendiri sehingga anda benar-benar tahu betapa segar, manis, asam, atau pahitnya jeruk tersebut. (bn/dari berbagai sumber)

Leave a Comment

Back to top
default-poup