Our blog

Singkirkan Bahasa yang Kaku dan Membosankan dari Rencana Strategis Anda


May 29, 2014 0 comments Facebook Strategy

Rencana-rencana strategis seringkali dipenuhi dengan kalimat dan kata yang tidak bermakna dan berbobot, seperti “memaksimalkan kemampuan operasional kelas dunia kami” atau aspriasi dan visi yang kabur karena sukar dipahami seperti “mendefinisikan kembali harga dan strategi perdagangan untuk mendorong permintaan secara efektif saat mempertahankan akses pasar”. Jika Anda membacakan ini pada karyawan Anda dan karyawan Anda sendiri sudah kebingungan untuk menjelaskannya kembali pada Anda, saatnya merevisi rencana tersebut.

Bahasa yang ‘tinggi’ tetapi kosong semacam ini mungkin menandakan bahwa tim Anda tidak memiliki ide yang jelas mengenai apa yang ingin dicapainya dan apa yang mereka butuhkan agar bisa mencapai tujuan tersebut. Jadi ada masalah yang lebih besar di balik bahasa yang membingungkan itu.

Untuk mengatasi dinamika ini, CEO atau pimpinan bisnis seperti Anda perlu menghindari kata-kata “leverage” (pengaruh, pengungkitan), “sinergi”, disintermediasi”, dan “kokoh”. Semua itu karena penggunaannya akan sangat membingungkan para pembaca.

Dengan kepemimpinan yang tepat, sebuah rencana strategis akan dapat memberikan substansi yang bermakna dan berbobot yang kemudian akan lebih mudah diserap dalam pemikiran karyawan dan akan membuat mereka lebih mudah mewujudkannya di lapangan.

Leave a Comment

Back to top
default-poup